Brankas yang dicongkel dan dijebol
Kantor yang di acak - acak
Tembok yang dijebol oleh rampok
Telah terjadi perampokan di ex Gudang Pabrik Rattan pada hari Minggu dini hari tanggal 21 September 2008.
Perampok yang berjumlah belasan orang memegang clurit dan tutup kepala seperti ninja datang setelah berhasil membobol pagar batako belakang pabrik, kemudian langsung menyergap 3 satpam yang hendak saur.
Satpam diikat dan dilakban, sambil dikalungi clurit kemudian diseret ke gudang bagian belakang. Setelah berhasil melumpuhkan satpam, mereka memukul lampu di pos satpam sehingga gelap gulita, dan langsung mengobrak abrik gudang dan kantor.
Brankas kantor dicongkel dan digergaji, semua isi laci, filling kabinet berhamburan dilantai. Telepon diputus, CPU Komputer milik saya hilang. Setelah satpam dapat melepaskan diri, mereka baru melepon Polsek Weru dan menelepon saya di rumah. Jam 3 pagi saya datang ke pabrik dengan kondisi pintu gerbang sudah terbuka, kantor acak – acakan dan sedang ada pemeriksaan dari Polsek Weru. Ternyata setelah diolah TKP, komputer saya dan 2 laptop rusak ex mantan bos ditemukan di sawah belakang pabrik. Pada saat polisi melakukan interogasi, datanglah 2 orang satpam dari PT. “PC”, tetangga pabrik yang posisinya di pinggir jalan tol, ternyata mereka juga dirampok dengan orang2 yang sama dengan cara membobol tembok belakang pabrik. Jadi hari itu terjadi 2 perampokan di lokasi yang berdekatan.
Kerusakan yang perlu diperbaiki segera:
1. Tembok belakang pabrik yang bolong harus ditambal
2. Pintu Show Room harus diganti kuncinya
3. Gembok gerbang pabrik
4. Kabel dan instalasi Telkom
5. Lampu Emergency di Pos Satpam
6. Lampu Neon di depan Pos Satpam
Barang yang hilang : uang tunai dalam brankas sebesar Rp. 11.200.050
Barang yang ditahan di Polsek Weru : 1 unit CPU Komputer
2 buah laptop rusak merk Omni dan Toshiba
Barang yang rusak: 1 unit brankas merk Ichiko
1 unit printer Canon BJC-1000
instalasi komputer
Kehilangan pada anggota Satpam:
1. Kunci motor atas nama Satpam Suparto
2. STNK motor atas nama Satpam Suparto
3. 2 unit HP milik Satpam Suparto
4. 1 helm milik Satpam Erwin
5. Uang tunai Rp. 70.000 milik Satpam Suparto
6. Uang tunai Rp. 10.000 milik Satpam Erwin
7. 2 buah sangkur dan sarungnya milik Satpam Erwin dan Suparto.
8. 2 buah jam tangan milik Satpam Dedi dan Satpam Suparto